Sabtu, Maret 08, 2008

Siap Berkompos Anaerob

Oleh: Christine
Foto: Christine, 2008, komposter anaerob gentong plastik

Sejak berkompos, aku tidak pernah lagi membuang sampah sayuran, sisa nasi, roti, kulit buah dan daun-daun kering. Semua aku olah menjadi kompos dalam komposter aerob. Sekarang, aku ingin berkompos anaerob supaya sampah organik benar-benar tidak terbuang.

Semula aku pengen kuali/gentong tanah liat sebagai komposter anaerob, dengan pertimbangan harga lebih murah dari gentong plastik, dan kelihatan lebih natural sehingga bisa sekaligus dijadikan hiasan teras rumah. Tapi ternyata carinya susah. Bentuk dan ukurannya tidak sesuai dengan yang diinginkan. Sudah seminggu ini aku 'berburu' kuali/gentong tanah liat dari pasar ke pasar. Tapi aku tidak menemukan yang cocok. Ya sudah, jalankan plan-B saja, pakai wadah yang ada dulu biar keinginan berkompos anaerob segera terlaksana. Soal kuali/gentong tanah liat nanti saja kalau sudah ada yang cocok.

Akhirnya aku beli gentong plastik bertutup ukuran 60 liter seharga Rp. 50.000,- dan pengaduk sampah seharga Rp. 5.000,-. Karena rumahku tanpa halaman, aku juga harus beli tanah untuk mengisi gentong. Aku membeli tanah merah 2 karung @Rp. 4.000,-.
Jika menggunakan komposter gentong tanah liat, aku akan meletakkannya di depan rumah, di bawah pohon mangga. Tapi karena yang digunakan adalah komposter gentong plastik maka aku taruh di lantai atas, di tempat jemuran pakaian.... kalau ditaruh di depan rumah takut diambil orang...he.he.he...

Gentong plastik ini lalu aku isi dengan tanah tanpa dilubangi terlebih dahulu, seperti modelnya Adhi di http://alonrider.wordpress.com/. Banyaknya tanah yang dimasukkan kira-kira 1/5 tinggi gentong atau 3/4 karung tanah. Udah, gitu aja. Komposter anaerobku sudah siap beraksi. Sebagai 'korban' pertamanya adalah tulang bandeng sisa makan siangku.

Sekarang aku sudah punya komposter aerob dan anaerob. Jujur-agak deg-degan juga nih..... sama anaerobnya. Semoga saja yang anaerob ini tidak banyak masalah. Aku masih tidak kebayang baunya! Tapi wong namanya sudah niat ya apapun yang terjadi the show must go on. Kan semua masalah bisa dicari jalan keluarnya.....



2 komentar:

little pomelo mengatakan...

Gentong plastiknya beli dimana mbak?
Gimana hasil kompos anaerob nya? Semoga sukses ya!

Unknown mengatakan...

setuju bos dengan anda sama saya juga masih belajar dan saya juga buat anaerob kalo baunya sih masih biasa tapi kalo ada masalah busuk tinggal di angin anginin doang sama di tambah daun kering lebih lanjut tanya sama bapak sobirin